Showing posts with label Movies n Series. Show all posts
Showing posts with label Movies n Series. Show all posts

A Cure for Wellness - Klinik pengobatan yang menyeramkan

Tahun : 2017
Genre : Drama, Horror, Fantasy
Sutradara : Gore Verbinski
Pemain : Dane DeHaan, Mia Goth, Jason Isaacs
Apa jadinya jika kita ingin berobat ke satu tempat bukan sembuh yang didapat malah pengalaman horror mencekam yang dirasakan? Hal itulah yang ditawarkan dalam film terbaru garapan sutradara Gore Verbinski. Sutradara yang terkenal dengan 3 film awal Pirates of Caribbean dan The Lone Ranger ini sekali lagi membuat karya film yang menurut gua wajib untuk ditonton, terutama buat kalian pecinta film misteri.



A Cure for Wellness bercerita tentang Lockhart (Dane DeHaan), karyawan di suatu perusahaan yang diminta untuk menjemput CEO nya yang sedang melakukan pengobatan di satu bekas kastil di pegunungan Swiss. Misi penjemputan tersebut tidak berjalan dengan mulus. Roland Pembroke, CEO yang ingin diajak oleh Lockhart untuk kembali ke New York sangat susah untuk ditemui. Bahkan terjadi satu kejadian yang membuat Lockhart harus ikut menjadi pasien dan dirawat ditempat tersebut.


Semakin lama Lockhart tinggal di kastil tersebut, semakin ia merasakan keanehan. Pertemuannya dengan Hannah (Mia Goth) seorang gadis yang merupakan pasien khusus di kastil tersebut dan kecurigaannya dengan Dr. Heinreich Volmer (Jason Isaacs), kepala klinik di kastil tersebut menimbulkan rasa penasarannya dan keingintahuan tentang apa yang sebenarnya terjadi di kastil tersebut. Semakin Lockhart mencari tahu, semakin ia menemukan fakta mencekam dari sejarah kastil tersebut. Kira-kira rahasia apa yang tersimpan di dalam kastil pengobatan tersebut? dan bagaimana nasib Lockhart apakah ia bisa kembali ke New York bersama CEO perusahaannya? Jawabannya bisa kalian dapat dengan menonton sendiri filmnya (Link download ada di bawah :D )

Kalo kalian yang mau menonton film ini dan mengharapkan film horror dengan hantu-hantu bergentayangan, sebaiknya hilangkan keinginan kalian tersebut. Tidak ada hantu sama sekali di film ini. Film ini lebih menekankan horror psikologis dan misteri. Semakin mengikuti cerita kita akan dibuat semakin penasaran kira-kira apa yang sebenarnya terjadi di kastil klinik pengobatan tersebut. Bagi kalian suka misteri pasti menyukainya, bagi kalian yang cuma nyari horror jump scare ala-ala Conjuring, mungkin kalian akan sedikit ngantuk dengan film ini. Kalo gua pribadi suka dengan genre seperti ini walaupun gua akui durasi film ini terasa terlalu lama (hampir 2 setengah jam), sehingga ada beberapa plot yang terasa terlalu bertele-tele.

Daya tarik film ini juga ada pada para pemerannya. Dane Dehaan yang dikenal dengan perannya sebagai Harry Osborn/ Green Goblin di The Amazing Spiderman 2 berperan cukup apik sebagai Lockhart, Pemuda workaholic dengan trauma masa kecilnya. Jason Isaacs yang kita kenal sebagai Lucius Malfoy di beberapa film Harry Potter, kembali menjadi seorang antagonis. Dan Mia Goth yang polos, yang gua baru tau kalo doi ternyata adalah pacarnya Shia Labeouf (Gosip mode on :D )

Overall gua kasih nilai 7/10 untuk film ini

Login ke Google drive untuk mendownload


Credit to Ganool
Tangkas Online

Train to Busan - Film zombie yang manusiawi

Judul lain : Busanhaeng
Tahun : 2016
Genre : Thriller, Horror, Drama
Pemain : Yoo Gong, Soo-an Kim, Yu-mi Jeong
Zombie adalah tema yang tak habis-habisnya diangkat ke dalam sebuah film. Tak terkecuali film dari negeri k-pop yang berjudul "Train to Busan" ini. Film ini menjadi hype di Korea Selatan karena penayangannya menciptakan rekor lebih dari 10 juta penonton. Kepopuleran film ini pun akhirnya masuk ke Indonesia. Terbukti dengan ditayangkannya film ini di jaringan bioskop-bioskop di Indonesia. Apa kelebihan dari film ini? Kenapa gua memberikan judul film zombie yang manusiawi? Terusin aja bacanya! Cekidot!

Train to Busan bercerita tentang zombie yang menyerang wilayah Korea sehingga mengakibatkan kekacauan di beberapa wilayah Korea. Seok Woo (Yoo Gong) yang melakukan perjalanan ke Busan bersama anaknya Soo-an (Soo-an Kim) dengan menaiki kereta api terjebak dalam serangan zombie-zombie yang berusaha untuk membunuh orang-orang di dalam kereta api. Bersama penumpang-penumpang lain yang masih hidup, Seok Woo dan Soo-an berusaha untuk tetap selamat dari serangan zombi yang jumlahnya ribuan.
 
Bagi yang terbiasa dengan film-film bertema zombie semacam The Walking Dead atau Resident Evil, film ini terasa biasa dari sisi thriller zombienya. Yang membuat film ini menjadi spesial justru dari emosi yang digambarkan oleh karakter-karakter yang ada di dalam film ini. Keegoisan masyarakat modern yang hanya mementingkan diri sendiri, hubungan antara ayah dan anak, dan cerita hubungan keluarga membumbui film yang berdurasi 118 menit ini. Bumbu-bumbu drama tersebut membuat film ini terasa lebih balance, ga cuma zombie yang ngegigitin manusia.
Apakah film ini layak untuk ditonton? Kalo gua sih menyerankan kalian buat menonton film ini. Baik bagi kalian pecinta thriller zombie atau pun bukan. Bahkan bagi kalian yang tidak terbiasa menonton film Korea pun film ini masih enjoy buat ditonton.
Gua kasih nilai 8/10 untuk film ini

Credit to Ganool

A Hologram for The King - Penggambaran Arab Saudi yang salah?

Tahun : 2016
Genre : Drama, Comedy
Pemain : Tom Hanks, Alexander Black, Sarita Choudhury

Siapa yang tidak kenal dengan Tom Hanks. Melihat namanya di cast suatu film pasti terbayangkan film dengan jaminan mutu. Tapi entah kenapa berbeda dengan film yang satu ini. Ada keresahan yang gua rasakan terutama posisi gua sebagai seorang muslim setelah menonton film ini. Keresahan seperti apa? Lanjut aja bacanya! :)


A Hologram for The King adalah sebuah drama komedi. Bercerita tentang Alan (Tom Hanks) seorang selles yang diperintahkan untuk menjual teknologi komunikasi hologram kepada raja Arab Saudi. Untuk itulah Alan harus menempuh perjalanan dari Amerika ke Arab Saudi. Kultur yang berbeda dan ditambah masalah kesehatan membuat perjalanan bisnis Alan di Arab tidak berjalan mulus. Sampai Alan bertemu dengan seorang dokter muslim Arab Saudi, Zahra (Sarita Choudhury). Dan akhirnya.. ya you know lah..

Mengapa gua reseh pada saat nonton film ini? Karena beberapa "joke" yang menurut gua terlalu sensitif, terutama buat muslim yang menontonnya. Dimulai dari perjalanan Alan dari Amerika ke Arab Saudi dengan menumpang pesawat yang berisikan para calon jamaah haji. Joke tentang ketakutan mobil yang bakal dicuri untuk dijadikan bom bunuh diri, tentang kota Mekah yang gampang sekali disusupi oleh seorang non-muslim dan yang paling sensitif menurut gua yaitu sosok dokter wanita Arab berhijab yang digambarkan gampang sekali untuk melakukan "zina". Walaupun tidak terlalu eksplisit, menurut gua hal-hal tersebut terasa salah.

Terlepas dari keresahan yang gua rasakan, sebenarnya film ini ga buruk-buruk amat. Akting Tom Hanks yang tidak perlu diragukan lagi membuat film ini mempunyai kelasnya tersendiri.

Gua kasih nilai 6,5/10 untuk film ini


Trailer


Download here
login dulu menggunakan akun google untuk mendownload
Subtitle

credit to topfilmz

Dame na Watashi ni Koishite Kudasai

Tahun : 2016
Genre : Comedy, Romance
Cast : Kyoko Fukada, Dean Fujioka, Shohei Miura, Maho Nonami
Kalo ditanya apa yang gua lakuin selama libur lebaran kemarin, jawabannya simple : Bangun, makan, main game, nonton, tidur dan diulang lagi rutinitas itu sampe libur lebaran selesai. That's was fun. :D
Salah satu tontonan gua selama libur lebaran adalah dorama Jepang. Jujur gua uda lama banget ga nonton dorama Jepang, karena kesibukan gua dan karena belum nemuin dorama yang bagus lagi. Sampai akhirnya gua ketemu dengan dorama ini "Dame na Watashi ni Koishite Kudasai". Judulnya emang rada panjang dan agak ribet nyebutinnya, tapi yang bikin gua tertarik buat nonton dorama ini karena adanya Kyoko Fukada.

Bagi kalian yang hobi nonton dorama Jepang tapi ga tau siapa itu Kyoko Fukada, eksistensi kalian di dunia perdoramaan dipertanyakan (atau kalian remaja kelahiran tahun 2000an jadi wajar kalian ga tau sama kakak cantik ini ^3^ ). Gua sendiri mulai suka sama Kyoko Fukada dari pertama kali gua nonton dorama Jepang yang judulnya "Strawberry on the Shortcake" tahun 2001 (ketauan gua tua nya ^-^a ). Waktu itu Kyoko-chan main bareng Hideaki Takizawa. Dan menurut gua itu best dorama banget yang pernah gua tonton. Ditambah lagi OST dari band pop legendaris asal Swedia, ABBA (tambah ketauan lagi selera gua tua banget ^-^a ).

Dame na Watashi ni Koishite Kudasai yang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya "Tolong Cintai Aku yang Tidak Berguna Ini" bercerita tentang Shibata Michio (Kyoko Fukada) perempuan yang sudah berusia 30 tahun (aslinya mbak Kyoko uda 34 tahun loh, tapi masih cantik :D ) yang baru kehilangan pekerjaannya karena perusahaan tempat dia bekerja bangkrut. Walaupun sudah berusia 30 tahun, tetepi Shibata belum menikah bahkan Shibata mempunyai sifat yang payah. Bahkan Shibata ditipu oleh seorang mahasiswa yang mengencaninya hanya untuk mendapatkan uang dari Shibata. Sampai akhirnya Shibata bertemu dengan Ayumu Kurosawa mantan boss nya di perusahaan sebelumnya, yang memutuskan untuk membantu Shibata melunasi hutang-hutangnya dengan meminta Shibata untuk tinggal bersamanya dan bekerja di restoran yang baru dibuka olehnya. Shibata yang berusaha mencari pekerjaan baru akhirnya mendapatkan pekerjaan di perusahaan pembuat barang-barang rumah tangga. Di sana Shibata bertemu dengan Daichi Mogami (Shohei Miura), singkat cerita Shibata dan Mogami pun berpacaran. Walau belum lama berpacaran, Mogami meminta Shibata untuk menikah dengannya. Shibata pun galau dan berfikir apakah dia benar-benar mencintai Mogami ataukah dia lebih mencintai Kurusawa mantan boss nya yang telah berbaik hati memberikan perhatian kepadanya. Shibata bakal milih siapa? tonton sendiri aja.!


Kalau dari segi cerita sebenarnya basic ceritanya sih sederhana. Bahkan bisa dibilang sederhana banget. Tapi justru karena kesederhanaan cerita itulah yang membuat dorama ini menarik. Tidak ada intrik-intrik drama percintaan khas sinetron di dorama ini, yang ada hanya cerita percintaan yang dibumbui komedi-komedi segar dan kelucuan dari mbak Kyoko Fukada (yang imutnya ga kemakan usia). Ditambah lagi aktor dan aktris pendukungnya yang juga OK punya. Saking serunya ngikutin cerita dari dorama yang mempunyai total 10 episode ini, gua menamatkannya cuma dalam waktu 2 hari.

Kekurangan dari dorama ini menurut gua dari jumlah episodenya yang cuma sampe 10. Terkesan cepet banget, tiba-tiba aja uda tamat. Beberapa karakter juga jadi mempunyai porsi cerita yang agak kurang karena jumlah episode yang sedikit. Apakah mungkin bakal ada season 2 nya? Who knows?

Untuk dorama ini gua kasih nilai 8,5/10 

Download Here
Subtitle


Credit to all uploaders

Now You See Me 2 - Penuh dengan plot twist

Release : 10 Juni 2016
Genre : Action, Comedy, Thriller

Awalnya agak ragu untuk nonton film ini. Kenapa? Karena gua lupa-lupa ingat cerita di film pertamanya. Takutnya gua agak bingung dengan alur ceritanya dan benar saja di awal cerita gua rada-rada bingung, ini siapa trus dia ngapain trus apa urusannya dia gini, gitu dan bla bla bla. Tapi setelah beberapa puluh menit akhinya gua bisa mencerna film ini dengan baik. Dan setelah nonton film ini di bioskop gua putusin buat nonton lagi seri yang pertama, dan akhirnya gua dapat pencerahan tentang keseluruhan inti film ini :D

Now You See Me 2 bercerita tentang kembalinya 4 Horsemen, 4 pesulap profesional yang dicerita sebelumnya berhasil menipu FBI dan merampok bank. Kali ini formasi 4 horsemen agak sedikit berubah. Henley Reeves posisinya digantikan oleh Lula (Lizzy Caplan) dengan alasan yang kurang jelas. Tetapi 3 horsemen lainnya masih tetap lengkap Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Merrit McKinney (Woody Harrelson), Jack Wilder (Dave Franco) dan mereka juga dibantu oleh otak dari 4 horsemen Dylan Rhodes (Mark Rufallo) yang sebelumnya menyamar jadi agent FBI. Kali ini 4 horsemen akan berhadapan dengan pengusaha teknologi, Harry Potter Walter Mabry (Daniel Radcliffe). Mabry yang ternyata adalah ***tut*** cencor spoiler*** menjebak 4 horsemen dengan tujuan ***tut*** cencor spoiler***. Di sekuel ini juga kembali muncul Thaddeus Bradley (Morgan Freeman) yang sebelumnya masuk penjara karena Dylan Rhodes. Apa tujuan sebenernya dari Walter Mabry? dan apa hubungan sebenarnya dari Thaddeus Bradley dengan masa lalu Dylan Rhodes? Tonton sendiri film nya.
The New Four Horsemen
Bagi yang sudah pernah nonton film pertamanya, Now You See Me 2 punya bobot yang hampir sama. Sekelumpulan pesulap melakukan trick-tricknya untuk mengelabui dan mendapatkan apa yang diinginkan. Seperti film pertamanya juga, di film ini banyak sekali plot-plot twist yang mampu membuat penonton bergumam "oohh begitu..", tapi dengan formula yang sama terasa agak sedikit hambar di sekuel kali ini dan bahkan cenderung dipaksakan. Endingnya sendiri gua nilai so-so. Ga terlalu semegah di film pertamanya.

Peran Daniel Radcliffe di sini juga tidak terlalu signifikan. Mungkin gua terlampau termakan hype waktu nonton trailer nya. Gua awalnya berharap akan ada sesuatu yang wah di film ini dengan kedatangan Daniel Radcliffe, tapi ternyata biasa aja. Mungkin yang bisa dijadikan catatan positif untuk film ini adalah trik-trik sulap yang dipadukan dengan graphic yang OK yang enak buat diliat.
Ga lagi jadi penyihir sekarang Daniel jadi tukang sulap
Terlepas dari itu semua, film ini gua rasa masuk ke dalam daftar film yang wajib kalian tonton terutama bagi kalian yang suka dengan film yang bernuansa sulap dan suka dengan film berplot twist.
Dan jangan lupa, sebelum nonton film ini gua saranin kalian nonton dulu film pertamanya. Buat yang mau download film pertamanya gua kasih linknya di bawah.

Gua kasih nilai 7,5/10 untuk film ini

Trailer


Download Now You See Me (2013)
Subtitle

[Movie Review] Pandemic - First Person Shooter Movie

Tahun : 2016
Genre : Action, horror-thriller
Pemain : Rachel Nichols, Alfie Allen, Missi Pyle, Mekhi Phifer
Jika mendengar kata FPS atau First Person Shooter, apa yang ada di kepala kalian? Bagi yang hobi maen game pasti membayangkan game dengan tampilan permainan dengan sudut pandang orang pertama, melakukan aksi-aksi dengan senjata untuk mengalahkan musuh-musuhnya.Yup, itulah konsep yang coba ditawarkan oleh film bergenre action, horror-thriller ini.


Bersetting di tahun 2017 dimana virus mematikan telah menyerang sebagian besar manusia di muka bumi ini. Virus tersebut mempunyai tingkatan dimana penderita dengan tingkatan yang paling tinggi akan menjadi sangat ganas bahkan mempunyai keinginan untuk memakan manusia lain yang masih hidup (mirip-mirip lah kayak zombie nya Walking Dead tapi yang ini versi lebih ganas nya). 4 orang dengan latar belakang berbeda-beda ditugaskan untuk mencari manusia yang masih belum terinfeksi virus dan membawanya ke kamp pengungsian. Lauren (Rachel Nichols) yang memimpin pasukan kecil tersebut ternyata mempunyai misi lain. Misinya apa? tonton aja sendiri :D

Mungkin ekspektasi gua terlalu tinggi sebelum gua nonton film ini. Gua membayangkan sebuah film dengan sudut pandang orang pertama dan akan terjadi action-action horror seperti di game Dead Island atau Resident Evil. Ternyata hasilnya cukup mengecewakan. Sudut pandang kamera di film ini tidak pure first person. Bahkan yang lebih minus nya lagi sudut pandang orangnya berganti-ganti membuat pembangunan karakter tidak terlalu kuat di film ini. Gua membayangkan kalo film ini akan lebih bagus kalau hanya menggunakan 1 sudut pandang dari karakter utamanya saja. Kesan FPS nya mungkin akan lebih dapet.

Kekurangan berikutnya dari film ini cerita yang terlalu dangkal, dan akting karakter yang menurut gua standar banget. Ditambah lagi visual effect yang kelihatan biasa aja menambah kesan film ini seperti film low budget.

Terlepas dari minus-minus yang uda gua tulis di atas, film ini masih bisa kok dinikmati. Paling ga bagi kalian yang suka dengan tema-tema zombie dan game-game first person shooting.

Untuk film ini gua kasih nilai 5/10

Trailer


Download Here
Subtitle

[Movie Review] The Boy - Jadi baby sitter boneka berhantu, MAU?

Maksud hati pengen nonton Deadpool, tapi denger kabar kalo filmnya banyak sensor jadi males nonton versi bioskop. Mending nunggu download-an nya keluar aja, biar lebih puas nontonnya. Daripada ga jadi nonton di bioskop, gua mutusin nonton "The Boy" yang kalo liat sinopsis dan trailer-nya kayaknya film ini serem deh.

Di tulisan gua kali ini, sebisa mungkin gua ga bakal ngasih spoiler (aamiin). Karena diujung film ini twist ceritanya lumayan bikin gua terkejut.
The Boy bercerita tentang Greta Evans (Lauran Cohan) seorang gadis Amerika yang mencoba lari dari masa lalunya datang ke Inggris untuk menjadi pengasuh anak kecil di sebuah keluarga. Betapa terkejutnya Greta ternyata yang akan diasuhnya adalah sebuah boneka. Ya, boneka bernama Bhrams. Pemilik rumah sekaligus "orang tua" boneka tersebut meninggalkan Greta sendirian bersama boneka tersebut dan memberikan beberapa peraturan agar menjaga boneka tersebut dengan baik. Saat Greta melanggar peraturan tersebut, terjadi keanehan karena boneka tersebut ternyata "hidup".

Awalnya gua pikir film ini bakal mirip-mirip kayak Annabelle film horror yang menjadikan boneka sebagai objek horror-nya. Tapi ternyata film ini beda dengan cerita film-film hantu boneka lainya. Bahkan kalo bisa gua bilang film ini genre-nya bukan horror hantu-hantuan, tapi lebih ke thriller. Kok bisa kayak gitu? Mending nonton sendiri film nya.

Sebagai film horror thriller, efek-efek kejut dan merinding-merinding sedap bisa didapatin di film ini. Walaupun ga terlalu intens efek horrornya, banyak jedah dimana kita masih bisa "bernapas" tanpa takut untuk menikmati alur ceritanya. Yah lumayan lah sebagai film penghibur pengisi waktu weekend.


Untuk film ini gua kasih nilai 7/10

Trailer

The Hunger Games Mockingjay Part 2 - Berakhirnya petualangan Katnis Everdeen

What's up sob. Belakangan ini memang sudah jadi hal biasa beberapa judul film yang diangkat dari karya novel. Dan bukan hal yang baru lagi, jika film-film yang diangkat dari novel tersebut dibuat berseri bahkan 1 seri novel dibuat 2 judul film. Seperti seri The Hunger Games - Mockingjay yang sudah masuk ke part 2.

Sebenernya uda ga terlalu antusias lagi nonton ni film. Cuma karena uda terlanjur nonton dari awal seri Hunger Games jadi penasaran gimana endingnya. Yah paling ga bisa cuci mata liatin mbak Jennifer Lawrence yang imut itu :D.
Panah aku mbk Jeni XD

Kenapa gua ga terlalu antusias lagi nonton dengan Hunger Games, karena menurut gua semenjak Mockingjay Part 1, Hunger Games sudah mulai kehilangan gregetnya. Semenjak kompetisi Hunger Games selesai dan mulai masuk ke era pemberontakan 12 distrik ke Capitol tidak ada lagi action-action survivor yang menurut gua jadi daya tarik paling besar film ini. yang ada tinggal drama-drama yang sayangnya menurut gua terlalu flat.
to much drama

Keputusan membuat seri Mockingjay menjadi 2 part sendiri menurut gua seperti dipaksakan. Di Part 1 walaupun banyak drama-dramanya tapi OK gua masih bisa menikmati. Apalagi waktu Katniss Everdeen nyanyi lagu Mockingjay buat nyemangatin para penduduk distrik buat memberontak. Tapi di Part 2 ini, MEEEHH. Gua ga tau bagian mana yang menarik dari film ini. Alur cerita yang terkesan lambat banget (bahkan gua sempet ngantuk nontonnya). Action yang terlalu biasa dan yang paling bikin gua kecewa endingnya yang menurut gua ga banget. Memang ada sedikit twist diujung-ujung cerita, tapi setelah itu yang ada didalam pikiran gua "Segini aja ni film? Uda gitu aja?".
Memang sih gua ga baca novelnya, tapi untuk ukuran film yang diangkat dari karya novel sebesar Hunger Games gua ngerasa agak kecewa. Mungkin karena hype yang terlalu tinggi, sehingga gua jadi terlalu menuntut lebih untuk film ini.

Kesimpulannya, gua sih merekomendasikan film ini untuk yang sudah mengikuti seri Hunger Games dari awal dan yang pengen tau endingnya gimana. Tapi gua ga merekomendasikan film ini untuk yang baru mau ngikutin seri Hunger Games.

Untuk film ini gua kasih nilai 5/10

Trailer

The Flash - The fastest superhero alive

Season 1 : 2014-2015 (23 Episodes)
Genre : Action, Adventure, Drama, Superhero
Creators: Greg Berlanti, Andrew Kreisberg, Geoff Johns
Stars: Grant Gustin, Candice Patton, Danielle Panabaker, Carlos Valdes, Tom Cavanagh, Rick Cosnett

What's up bros, apakabs? Belakangan ini gua jadi rajin nulis blog lagi. Mungkin karena mood-nya lagi bagus buat nulis dan sekalian juga ngasah kemampuan nulis gua yang ga seberapa ini. Mudah-mudahan gua bisa selalu update blog dan membagikan hal-hal yang menurut gua pantes buat dibagi. Yang pasti bukan bagi-bagi duit. OK, kali ini postingan gua mungkin agak telat. Karena uda lama gua selesai nontonnya, bahkan series-nya uda tayang di salah satu TV swasta di Indonesia. Gua mau bahas TV Series yang kemaren lagi heboh banget. Judulnya "The Flash". Yup, bener banget ini TV Series tentang superhero yang punya kemampuan lari secepat kilat itu.


The Flash sebenarnya tokoh yang tidak asing lagi bagi pencinta superhero. Sejak tahun 1940 di komik terbitan DC The Flash sudah muncul. Cuma di 1 dekade terakhir The Flash memang kalah mentereng namanya ketimbang superhero lain semisal Batman n Robin ataupun Superman. Nonton TV Series ini akan terasa lebih afdol kalo juga nonton TV Series superhero lainnya "Arrow". Yup, karena "The Flash" merupakan spin-off dan berada di dunia yang sama dengan "Arrow". Dan ada beberapa episode seriel "The Flash" crossover dengan "Arrow". Untuk TV Series "Arrow" nanti kapan-kapan gua post (kalo lagi mood :D ).
The Flash and The Arrow, Yeaaah Beibeeh..

The Flash bercerita tentang Barry Allen (Grant Gustin) pemuda yang kesamber petir karena ujicoba yang gagal di S.T.A.R.S. Labs yang dipimpin oleh Dr. Harrison Wells (Tom Cavanagh). Setelah mengalami koma beberapa bulan, akhirnya Barry ciuman siuman. Bukan hanya sembuh dari koma, Barry bangun dengan kekuatan super yang memungkinkan dirinya berlari dengan sangat cepat. Dengan bantuan Dr. Wells, Caitlin Snow (Danielle Panabaker), Cisco Ramon (Carlos Valdes) dan peralatan canggih S.T.A.R.S. Labs, akhirnya Barry Allen menjelma menjadi superhero penumpas kejahatan dan pembela kebajikan di kota Central City yang dikenal dengan nama "The Flash".

Here come The Flash

Selain Barry Allen yang terkena dampak ledakan S.T.A.R.S. Lab dan mendapatkan kekuatan super, ternyata ada beberapa orang juga di Central City yang terkena pengaruh ledakan tersebut dan mendapatkan kekuatan super. Tetapi celakanya orang-orang yang mempunyai kekuatan super tersebut mempunyai niat jahat dan harus ditumpas tuntas oleh The Flash demi terciptanya kedamaian di khasanah bumi Central City (bahasa gua terlalu ngaco :D ). Selama kurang lebih 23 episode, di season yang pertama ini The Flash akan berhadapan dengan beberapa villains yang iconic dari komik The Flash seperti Captain Cold, Heat Wave, The Trickster, The Mist dan penjahat lainnya. Dan tentunya villains utama di TV Series The Flash season ini tidak lain dan tidak bukan yaitu The Reverse Flash, manusia super yang mempunyai kekuatan yang hampir sama seperti The Flash yang ternyata identitas aslinya adalah......... TIIIITT (Censor, Spoiler Alert)

Meet the Villains

1 kata dari gua buat menggambarkan TV Series The Flash ini, "renyah". TV series ini nikmat banget buat diikutin episode per episode nya. Ceritanya ga berat bahkan boleh dibilang khas anak muda (mungkin karena Barry Allen nya diperankan Grant Gustin yang sebelumnya terkenal dengan TV Series remaja Glee). Selain action dengan visual effect yang OK, The Flash juga dibumbui dengan drama keluarga dan percintaan sehingga bikin ga bosen nonton nya.

The sexi babes, Falicity beberapa kali nongol (sering) di The Flash


Untuk TV Series ini gua kasih nilai 9/10

Download Here
Credit to Uploaders

The Lazarus Effect - Hidup lagi setelah mati itu ide yang buruk

Release : 2015
Genre : Horror, Thriller
Director : David Gelb
Stars : Olivia Wilde, Mark Duplass, Evan Peters, Donald Glover and Sarah Bolger

Hey bross, Apa kabs? Masih disuasana libur lebaran dan ini hari terakhir liburan besok uda masuk kerja lagi (sigh..). Kalo ditanya apa yang gua lakuin selama libur lebaran, jawabannya panjang. yang gua lakuin selama libur lebaran adalah makan, main game, nonton film, tidur, main game, nonton film, tidur, makan, main game, nonton film, tidur dan gitu terus sampe liburan selesai (sigh..). I just spent my holiday in my room cause my GF mudik lebaran, ahh.. i miss her so much. Ok, that's enough gua bukan mau curhat di sini tapi mau ngomongin film yang baru aja gua tonton. Judulnya "The Lazarus Effect".

Film bergenre horror thriller ini bercerita tentang sekelompok ilmuan muda yang mengembangkan serum yang diberi nama serum lazarus. Serum ini berfungsi untuk menghidupkan kembali makhluk hidup yang mati. ya.. menghidupkan kembali yang mati. Percobaan awal mereka dengan seekor anjing yang mati, kelihatannya akan berhasil. Anjing yang awalnya terbujur kaku bisa mereka hidupkan kembali setelah diberi serum lazarus. Tetapi rencana mereka tidak berjalan dengan lancar karena pihak Universitas yang mendanai penelitian mereka berusaha untuk menghentikan penelitian mereka. Dengan niat untuk menduplikasi serum yang sudah diambil pihak Universitas, mereka melakukan uji coba sekali lagi. Tapi suatu tragedi terjadi, Zoe (Olivia Wilde) kesetrum dan meninggal dunia disaat mereka melakukan percobaan. Frank (Mark Duplass) yang merupakan pacar Zoe merasa sangat terpukul dengan kematian Zoe, dan memutuskan untuk menghidupkan kembali Zoe menggunakan serum Lazarus. Zoe akhirnya bisa hidup kembali, TETAPI............. (nonton sendiri biar ga dikira spoiler :D )

Sekelompok ilmuan melakukan penelitian dan penelitian mereka berakhir bencana, seem legit

Nonton film ini gua teringat dengan satu film di tahun 2000 berjudul "The Hollow Man". Sekelompok ilmuan melakukan penelitian, dan penelitian mereka berakhir bencana. Bedanya kalo The Hollow Man penelitiannya berupa kemampuan untuk menghilang, kalo ini kemampuan menghidupkan orang yang sudah mati. Persamaannya, sama-sama berakhir bencana.


Untuk kategori film horror thriller, film ini belum bisa bikin gua merinding atau ketakukan (paling terkejut-terkejut cantik sedikit :D ). Kalo untuk effect visual not bad lah, bisa dieksekusi dengan lumayan "bersih". Ceritanya menurut gua terlalu linier mudah ketebak dan yah gitu deh. Tapi kalo untuk tontonan ngisi waktu luang atau buat ditonton bareng temen kalian yang penakut boleh la film ini jadi refrensi film buat ditonton.


Untuk film ini gua kasih nilai 6,5/10

Download Film nya di sini
Credit to Ganool